3 Jenis Investasi Minim Risiko Ini Cocok buat Kamu!

kirim-uang
Kirim Uang

Seiring perkembangan zaman yang makin canggih kian bermunculan pula jenis investasi memudahkan banyak orang untuk meraup pundi-pundi kekayaan. Berinvestasi tapi kamu takut bangkrut? Sekarang ada jenis investasi cocok banget buat para pemula jadi jangan khawatir jatuh miskin!

Tak bisa dipungkiri kalau hingga kini masih banyak sekali orang yang enggan berinvestasi dengan alasan takut bangkrut dan investasi hanya diperuntukkan buat orang-orang berduit.

Lalu, apa saja jenis investasi berisiko rendah? Berikut tiga di antaranya:

1. Reksadana pasar uang

Reksadana merupakan contoh jenis investasi yang kini banyak dilirik orang. Pasalnya investasi ini dapat memberikan return besar tapi perlu keluar banyak uang.

Meski begitu, investasi reksadana itu terbagi menjadi empat yaitu reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan juga saham. Nah, masing-masing reksadana menawarkan keuntungan dan risiko yang berbeda.

Salah satu reksadana yang risikonya rendah yaitu pasar uang. Pasalnya, investasi yang satu ini mayoritas dananya akan dialihkan ke deposito dan surat berharga yang jatuh temponya di bawah satu tahun.

2. Investasi emas

Investasi emas batangan tetap menjadi primadona banyak orang hingga kini, baik kaum milenial maupun orangtua.Jenis investasi ini gak salah kalau banyak dilirik nih kesan “klasik” kayak orang zaman dulu, tapi buat peminatnya masih banyak banget!

Pasalnya, instrumen investasi yang satu ini memang terbilang minim risiko tapi tetap dapat menghasilkan banyak cuan.

Cara kerja investasi emas juga sangat mudah, kamu hanya perlu membeli beberapa gram emas batangan yang dananya bisa disesuaikan dengan bujet. Bahkan kini Pegadaian memiliki fasilitas tabungan emas, di mana kamu sudah bisa investasi hanya dengan membeli emas minimal 0,01 gram.

3. Peer to Peer Lending

Peer to peer lending atau P2P Lending juga salah satu jenis investasi dengan risiko rendah. Karena modalnya pun juga terbilang kecil. Bahkan, kamu bisa mulai dengan Rp 100 ribu.

Jadi P2P Lending itu merupakan salah satu instrumen investasi di mana kamu memberikan pinjaman dana ke pihak yang membutuhkan modal usaha atau istilah kerennya adalah investor.

Cara bermainnya juga mudah, kamu hanya perlu memberikan pinjaman dan menunggu hingga danamu dikembalikan serta bunga yang dijanjikan oleh si peminjam dana. Soal return sebenarnya kesepakatan antara investor dengan si peminjam.

4 Cara Memulai Bisnis Tanpa Modal Dari Investor

kirim-uang
Kirim Uang

Mendapat suntikan modal besar dari investor mungkin menjadi impian sebagian pengusaha di manapun berada. Meski gak punya modal tambahan dari orang lain, kamu juga tetap bisa sukses asal memerhatikan lima cara memulai bisnis pintar di bawah ini.

Banyak orang beranggapan, mendapatkan modal besar merupakan tanda usaha yang kita jalani bakal makin sukses ke depannya. Padahal, hal itu belum tentu terjadi bila pondasi usaha kita gak kuat.

Penasaran apa aja yang harus diperhatikan? Mending langsung aja ketahui 4 cara memulai bisnis yang pintar tanpa adanya modal dari investor berikut:

1. Bekerja sambil berbisnis

ketika kamu memiliki usaha tanpa campur tangan orang lain, itu artinya kamu memiliki waktu yang lebih leluasa untuk tetap bisa bekerja di profesi utama kamu.

Cara seperti ini bertujuan agar kamu memiliki sokongan modal dari pendapatan rutin setiap bulannya.

2. Membuat skala prioritas

Akibat dana yang terbatas dalam membangun usaha, maka kamu butuh membuat daftar skala prioritas hal apa saja yang menjadi fokus utama pengeluaran.

Misalnya, apakah perlu mengeluarkan bujet marketing, padahal di sosial media kita bisa memasarkan produk dengan cara yang gratis. Uang tersebut bisa dialokasikan ke kebutuhan lainnya seperti pengembangan produk atau membayar pegawai.

3. Mencari pegawai yang tepat

Cara memulai bisnis ketiga adalah, mencari sumber daya manusia yang dapat diandalkan. Emang sih untuk mendapatkannya bukan hal mudah, tetapi paling gak kamu harus menyeleksinya secara ketat.

Kalau kamu udah mendapat pegawai yang tepat, beban kerja kamu bakal sedikit ringan. Kalau udah gitu, kamu bisa fokus dalam pengembangan market ke depannya.

Kalau mau lebih irit lagi sih bisa menggunakan jasa keluarga yang punya banyak waktu luang. Pasalnya, kamu sudah mengenal baik kepribadian mereka sehingga bisa memantaunya lebih efisien.

4. Fokus kepada pelanggan, bukan investor

Beberapa pengusaha muda di Indonesia lebih memikirkan modal daripada kepuasan pelanggan. Alasannya, dengan mendapat dana tambahan maka mereka bisa mengekspansi produk atau jasa yang diperjualkan.

Sebetulnya pemikiran seperti itu sedikit terbalik. Karena seharusnya kamu lebih mementingkan kepuasan pelanggan dahulu. Gimana ceritanya kalau kamu gak memikirkan keluhan pelanggan tapi pengin usahanya semakin maju?

Inilah 5 Cara Menghasilkan Uang Sambil Tidur

kirim-uang
Kirim Uang

Banyak orang bingung bagaimana cara menghasilkan uang dengan cepat tanpa harus capek-capek bekerja. Sekarang, hal itu bukan mimpi lagi lho seiring perkembangan zaman yang udah semakin maju. 

Daripada terus-terusan dilema mau pilih yang mana, mending kamu lihat 5 cara menghasilkan uang saat tidur berikut ini. Jadi, kamu gak perlu capek-capek mikirin pelanggan atau bekerja lagi deh!

1.  Berinvestasi emas dan saham

cara menghasilkan uang paling mudah saat tidur adalah menyisihkan penghasilan untuk modal berinvestasi emas atau saham.

Dengan sendirinya, uang bakal berlipat ganda tanpa perlu kamu urusin lagi. Lumayan kanuangnya bisa kamu manfaatkan lagi saat sudah banyak.

Namun, untuk saham mungkin sedikit lebih kompleks caranya karena harus memerhatikan saham perusahaan apa aja yang kinerjanya baik. Kalau kamu gak mau repot-repot memikirnya, bisa memilih emas karena lebih terjamin keuntungannya.

2.  Membuat vlog

Cara lainnya, membuat vlog. Belakangan ini vlog menjadi sumber pendapatan yang menarik bagi kalangan milenial.

Jumlah youtuber Tanah Air pun melonjak lumayan signifikan jika di bandingkan satu dekade lalu. 

Sumber pendapatan membuat vlog bisa kamu dapatkan dari adsense yang diberikan pihak YouTube. Di mana intinya semakin banyak orang yang menyaksikan video kamu, bakal semakin banyak juga uang yang masuk ke rekening.

3.  Peer to Peer Lending

Cara lainnya adalah, menjalani Peer to Peer Lending.

Platform ini terbilang baru di mana kita bakal ditemukan pihak peminjam dana secara digital. 

Jumlah pinjaman dan bunga bakal ditentukan sesuai dengan persetujuan masing-masing pihak yang bertransaksi

4.Mendapatkan royalti

Royalti atau jatah merupakan bagian yang diperoleh seseorang dari pihak lain sebagai pengganti hak cipta, paten, atau yang lainnya.

Umumnya uang ini diperoleh seorang musisi yang menggunakan jasa perusahaan rekaman guna menyebarkan albumnya.

Jadi kalau kamu emang mempunyai bakat di bidang musik bisa mencoba tips ini.

5.  Menyewakan properti

Buat kamu yang memiliki rumah atau hunian yang gak terpakai, bisa langsung menyewakannya kepada orang lain. Pasalnya, saat ini, khususnya di kota besar tempat tinggal adalah sesuatu yang krusial.

Gak cuma menjadi tempat tinggal, kamu juga bisa menyewakannya untuk ruko sehingga penyewa bisa membuka lapak dagangannya.

wDaripada ditinggal doang dan membebani kamu karena harus bayar perawatan, mending aset itu dimanfaatkan menjadi sumber uang.

3 Jurus Hemat Biaya Makan dan Jajan Saat Traveling yang Gak Bikin Kantong Jebol

Kirim Uang

Biaya jajan pas liburan emang umumnya selalu bengkak. Maklum saja, jajanan yang ada di kota maupun negara lain memang sangat menggoda iman.

Padahal nih, tujuan kamu jalan-jalan kan bukan cuma makan dong. Kecuali kamu adalah seorang food blogger yang memang disponsori oleh perusahaan tertentu untuk mengulas makanan-makanan di kota atau negara lain.

Buat kamu yang pengin hemat biaya jajan saat liburan, ada baiknya melakukan beberapa tips di bawah.

1. Bawa air minum

Dalam satu hari kamu setidaknya minum delapan gelas sehari bukan? Nah, untuk hemat biaya pengeluaran beli minuman, ikuti saja cara Anak TK yaitu bawa tempat minum besar.

Kalau bisa di atas 1 liter malah lebih bagus. Namun, pertimbangkan juga bobotnya ya.

Bawa botol minum besar juga pastinya berat dan makan tempat. Kalau memang kamu punya ransel besar, mungkin hal itu bisa menolongmu.

2. Sarapan di hotel

Sarapan di hotel tentunya bisa jadi salah satu cara untuk hemat biaya jajan saat traveling. Hal itu disebabkan karena, restoran di hotel sistemnya adalah buffett alias bisa makan sepuasnya. 

Emang sih, banyak sekali jajanan yang cukup beragam yang bisa kamu temukan di pinggiran kota saat pagi hari. Tapi harganya pun belum tentu terjangkau.

Ingat lho, di malam hari juga ada street food. Kalau pagi jajan, siang jajan, dan malam jajan, maka pengeluarannya juga makin besar. 

3. Kalau mau beli jajanan, cari di pasar

Beli makanan atau jajanan pasar tentu lebih hemat biaya ketimbang di mall atau pusat perbelanjaan. Walaupun memang tempatnya kurang nyaman.

Tapi gak apa-apa dong, kamu bisa merasakan jajanan atau pengalaman belanja dengan kearifan lokal di sana. Pastinya liburanmu juga bakal lebih berkesan.

Namun pastikan, apa yang kamu beli di pasar adalah makanan yang memang gak membahayakan kesehatan. 

Dengan membeli jajanan di pasar, kamu bisa membeli kudapan yang bisa kamu bawa saat jalan-jalan. Kalau tiba-tiba pengin ngunyah atau lapar, ngemil jajanan yang kamu beli juga boleh.

Inilah Pilihan Tabungan Digital Untuk Milenial yang Ingin Cepat Mapan

uang-online
Uang Online

Sudah saatnya beralih ke produk digital banking berupa tabungan digital. Produk ini tidak hanya menawarkan kemudahan, tapi juga beragam keuntungan yang bisa memangkas pengeluaran.

Seperti halnya tabungan konvensional, fungsi utama dari tabungan digital adalah sebagai tempat untuk menyimpan uang dan melakukan transaksi sesama maupun antar bank. Perbedaannya adalah tabungan ini dilengkapi dengan sejumlah layanan yang dapat diakses dengan mudah melalui layar smartphone.

Berbeda dengan mobile banking, tabungan digital juga bisa menawarkan sejumlah fitur untuk mengelola keuangan lewat smartphone.

Jika masih belum tertarik, coba simak terlebih dulu 3 pilihan tabungan digital ini. Fitur dan beragam keunggulan yang ditawarkan bisa bikin kamu tergoda.

1. Jenius

Jenius adalah aplikasi perbankan besutan Bank BTPN. Untuk menggunakan layanan ini, kamu cukup mengunduh aplikasi di Android atau iOS. Proses pendaftaran dapat dilakukan langsung di aplikasi, lalu tinggal tunggu kartu debit diantar ke lokasi yang kamu tentukan.

Atau jika mau sekalian bertanya-tanya, kamu dapat mendatangi pihak Jenius di cabang bank BTPN maupun digital banking di mall-mall terdekat.  

Nomor rekening Jenius dapat menggunakan #Cashtag berupa nama atau username sehingga gak perlu repot mengingat nomor yang panjang.

2. Wokee

Wokee merupakan sebuah inovasi perbankan digital dari Bank Bukopin yang baru diluncurkan di akhir tahun lalu. Tabungan elektronik ini memilki fitur bebas biaya administrasi, tanpa minimal saldo dan tanpa setoran awal, serta dapat melakukan penarikan tunai kapan pun tanpa menggunakan kartu (cardless withdrawal).

Seperti Jenius, buat menggunakan Wokee, cukup melakukan registrasi aplikasi dari App Store atau Google Pay.

3. Digibank

Digibank menjadi inovasi dalam mengatur uang menggunakan teknologi dari bank DBS. Untuk memakainnya, cukup siapkan e-KTP dan kunjungi agen di cabang DBS manapun. Lalu, unduh dan instal aplikasinya di smartphone-mu.

Tabungan digital bukan hanya mengganti transaksi manual menjadi serba online. Lebih dari itu, tabungan ini memudahkan kamu, khususnya milenial, dalam memperbaiki kondisi keuangan.

Apalagi, untuk tiap produk di atas menawarkan berbagai promo menggiurkan yang dapat memangkas keuangan sekaligus menambah keuntungan. Gak usah tunggu lama lagi, kenali fitur-fitur tabungan di atas dan coba sendiri manfaatnya untuk kesehatan dompetmu.

Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjaman KTA

uang-online
Uang Online

Saat berada dalam situasi kekurangan dana, pilihan yang tersedia cuma dua. Pertama, mengajukan pinjaman semisal pinjaman KTA. Kedua, menunda realisasi tujuan yang udah direncanakan.

Namun, kadang-kadang situasinya mengharuskan kita gak bisa menunda mempersiapkan dana tersebut. Misalnya aja keperluan renovasi rumah yang mau gak mau mesti dilakukan dalam waktu cepat. Atau membayar uang pendidikan anak-anak.

Dalam situasi tersebut, ajukan pinjaman menjadi solusi yang bisa diandalkan. Pinjaman KTA merupakan jenis pinjaman terbanyak yang dipilih. Sebab pinjaman ini ditawarkan tanpa perlu mensyaratkan jaminan apapun.

Wajar aja orang-orang cenderung mengambil pinjaman ini ketimbang jenis-jenis pinjaman lainnya. Namun, dalam pengajuannya, ada hal-hal yang luput dari perhatian orang-orang seperti yang diulas dalam bahasan berikut ini, apa aja? Cek yuk!

1. Ada syarat harus memiliki kartu kredit

Mendengar gak ada syarat jaminan apa pun dalam pengajuan pinjaman KTA, pastinya di bayangan kita adalah betapa mudahnya ajukan pinjaman yang satu ini. Faktanya nih ada beberapa syarat yang mesti dipenuhi buat bisa mendapatkan pinjaman ini.

Syarat-syarat inilah yang luput dari perhatian orang-orang yang keburu memutuskan pilihan ajukan pinjaman KTA. Ujung-ujungnya gak sedikit orang-orang yang urung mengajukan.

2. Bunga KTA gak sama buat beberapa jumlah pinjaman

Emang benar ada yang menawarkan bunga kurang dari 1 persen per bulan. Kalau mengajukannya, kamu benar-benar bisa dapat bunga rendah tersebut.

Namun, ada tapinya nih, bunga tersebut tergantung dari besaran pinjaman kamu. Biasanya semakin besar nilai pinjaman yang kamu ajukan, semakin kecil bunga yang dipatok. Sebaliknya, pinjaman bernilai kecil dikenakan dengan bunga yang cukup besar.

3. Jangka waktu pelunasan atau tenor pinjaman

Besar atau kecilnya keseluruhan cicilan yang harus dibayarkan tergantung pada jangka waktu pelunasan. Makanya harus dipertimbangkan benar-benar nih dalam memilih tenor pinjaman.

Kalau kamu pengin keseluruhan cicilan nilainya kecil, lebih baik pilih tenor pinjaman yang singkat misalnya 1 tahun. Namun, konsekuensi yang kamu hadapi adalah cicilan yang dibayarkan lumayan besar.

Berbeda dengan kamu ambil pinjaman KTA dengan tenor yang panjang. Cicilan kamu nilainya kecil. Namun, keseluruhan cicilan yang dibayarkan nilainya lumayan besar lho.

4 Hal yang Harus Dijauhi Saat Ajukan Pinjaman Bank

uang-online
Uang Online

Pinjaman bank bisa dibilang gampang, tapi bisa juga dibilang susah juga. Susah-susah gampang lah mengajukannya. Supaya gampang, kamu harus mengetahui nih hal-hal apa aja yang seharusnya dilakukan dan hal-hal mana yang sebaiknya dihindari.

Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang gak boleh sama sekali dilakukan kalau pengin pengajuan pinjaman bank disetujui. Apa aja hal-hal tersebut? Yuk, disimak.

1. Tidak melakukan pengecekan kolektibilitas kredit di SLIK OJK

Ini salah satu kesalahan yang sering kali dilakukan orang-orang yang mengajukan pinjaman bank. Benar, mereka mengikuti semua prosedur yang diminta. Tetapi, mereka lupa buat mengecek kolektibilitas kredit di Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK).

Jika kamu mendapatkan skor 1, itu artinya Lancar dan kamu berkesempatan untuk dapat pinjaman. Sementara skor 2 masih meragukan. Untuk skor 3 – 5, bisa dipastikan kamu tidak akan mendapat pinjaman.

2. Tidak melakukan perbandingan pinjaman di bank satu dengan bank yang lainnya

Hal ini juga yang terkadang tidak dilakukan orang-orang yang akan mengajukan pinjaman bank. Karena membandingkan pinjaman antara bank yang satu dengan yang lainnya, gak sedikit orang-orang yang memperoleh pinjaman dengan bunga yang lebih tinggi.

Padahal, mereka bisa meraih bunga pinjaman yang rendah. Gak ribet kok melakukan perbandingan. Kamu hanya perlu membuka situs-situs pembanding produk keuangan dan semua informasi penting seputar pinjaman bisa didapat di situs tersebut.

3. Ajukan pinjaman bank dengan nilai yang gak sebanding dengan penghasilan yang diterima

Jangan asal-asalan dalam memilih besaran pinjaman yang mau diajukan. Di sinilah kesalahan sering terjadi. Tanpa mempertimbangkan besaran penghasilan, mereka mengajukan dengan nilai besar.

Bank mau menyetujui pinjaman asalkan nilai cicilannya per bulan gak lebih dari 30 persen penghasilanmu tiap bulannya. Jadi, maklum aja kalau sampai ditolak mengajukan pinjaman dengan nilai yang besar.

4. Memalsukan data yang diminta bank

Jangan coba-coba deh memalsukan data yang diminta bank. Karena untuk mendapatkan pinjaman dari bank, kamu harus melakukan pelanggaran yang berujung pada sebuah tindak kejahatan.

Bahaya kalau sampai bank mengetahui hal ini. Sebab selain pengajuan ditolak, kamu bisa aja dilaporkan ke polisi karena pemalsuan data ini.

Udah jelas kan sekarang apa aja hal-hal yang sebaiknya dihindari kalau pengin pengajuan pinjamannya lolos? Semoga informasi di atas membantu ya!

3 Tips Kredit Rumah yang Gak Bikin Rekening Tiris!

uang-online
Uang Online

Keputusan ambil kredit rumah emang harus dipertimbangkan masak-masak. Sebab jangka waktu pelunasan alias tenornya itu berlangsung lama lho.

Walaupun sekarang ini banyak developer properti dan bank yang gencar tawarkan promo, bukan berarti keputusan harus diambil dengan buru-buru. Untuk kredit yang satu ini, harus menghindari mengambil keputusan yang kesannya gegabah.

Apalagi kalau kamu pertama kali melakukan pembelian rumah. Pembelian yang kurang teliti bisa merugikan kamu nantinya. Cukup banyak orang yang gagal membayar kredit hingga akhirnya terpaksa rumahnya diberikan pada bank buat disita karena ketidak hati-hatian tersebut.

Nah, biar jangan merasa rugi telah ambil kredit rumah, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan nih

1. Lunasi utang yang ada

Rencana buat kredit rumah bisa saja berakhir sia-sia kalau kamu diketahui masih memiliki utang yang belum terlunasi. Karena itu, kalau masih ada utang yang belum lunas hingga tuntas, buruan deh dibereskan agar skor kredit di Informasi Debitur atau iDeb tetap terjaga.

Karena lancar atau macetnya pembayaran tagihan utang sangat memengaruhi skor kredit. Semakin lancar, semakin bagus skornya. Sementara pembayaran yang macet-macet memunculkan angka skor kredit yang buruk.

2. Kumpulkan uang buat dijadikan dana darurat

Kesiapan kamu mengambil kredit rumah juga dilihat dari ada atau tidaknya dana darurat. Asal tahu aja nih, dana tersebut bisa dipakai buat jaga-jaga kalau sampai terjadi kemungkinan terburuk yang merugikan kamu dari segi finansial.

Kerugian finansial ini bisa merembet hingga bisa bikin kamu kesulitan nantinya dalam membayar cicilannya. Di sinilah dana darurat berperan buat mengantisipasi kemungkinan buruk tersebut.

3. Jangan oke-oke aja dengan besaran cicilan yang disodorkan bank

Karena ingin cepat-cepat memiliki rumah, bukan berarti kamu oke-oke aja pertanda setuju dengan besaran cicilan yang disodorkan bank. Emang benar, bank memberi nilai cicilan yang besarannya 30 persen dari gajimu.

Namun, cicilan sebesar itu sebaiknya ditimbang baik-baik walaupun kemampuan finansialmu bisa-bisa aja bayar cicilan tersebut. Asal tahu aja nih, cicilan kredit rumah kamu bayar sekarang suatu saat bisa naik lho besarannya apalagi kalau sampai suku bunga BI naik.

3 Kesalahan Cara Menabung Ini Masih Sering Dilakukan

uang-online
Uang Online

Gak sedikit orang yang bertanya-tanya kenapa nominal uangnya di tabungan gak juga bertambah padahal udah sering banget nabung. Biasanya hal ini disebabkan oleh kesalahan cara menabung.

Ya emang sih secara logika gak mungkin banget ada orang sering nabung tapi duitnya gak bertambah-tambah. Tapi nyatanya banyak orang yang mengalami hal seperti itu lho. Alasannya ya karena mereka melakukan kesalahan menabung.

Karena itu sebaiknya kamu menghindari kesalahan cara menabung tersebut biar gak sia-sia juga hasilnya. Apa aja sih kesalahan menabung? Berikut empat di antaranya:

1. Menabung dari uang sisa

Gak sedikit orang yang menabung uang sisa yang telah digunakan. Mungkin mereka berpikiran, lebih baik menabung uang sisa dibanding gak sama sekali.

Tapi tahukah kamu kalau strategi itu ternyata dapat membuat kamu merasa memiliki uang lebih sehingga secara gak langsung akan membuatmu membelanjakan penghasilan secara berlebihan.

Karena itu, disarankan agar kamu menyisihkan sejumlah uang di awal bulan yang memang dikhususkan untuk ditabung. Dengan demikian, kamu udah ada di jalur yang benar agar target menabungmu tercapai.

2. Cuma punya satu rekening

Tahukah kamu, mencampurkan uang anggaran pengeluaran bulanan dan tabungan ke dalam satu rekening itu adalah kesalahan besar.

Kebiasaan buruk tersebut nyatanya membuat kamu jadi gak disiplin untuk menabung karena sulit membedakan mana uang yang boleh dan gak boleh dibelanjakan.

Karena itu, sebaiknya kamu membuka rekening baru khusus untuk uang tabunganmu. Bahkan akan lebih baik kalau kamu tidak membuat kartu ATM untuk rekening baru itu. Tujuannya supaya kamu gak tergoda menggunakan uang yang ada di rekening tabunganmu tersebut.

3. Nominalnya gak disiplin

Bisa menabung secara rutin sebenarnya udah bagus banget lho. Tapi nyatanya hal itu tidaklah cukup, karena kamu perlu mengubah kegiatan menabungmu menjadi sebuah kebiasaan yang gak menyiksa.

Selain itu, kamu juga harus menabung uang dalam nominal yang sama. Kenapa?

Hal tersebut bertujuan untuk membuat kamu lebih disiplin dalam menabung. Gak hanya itu, kesalahan cara menabung itu juga bisa memudahkanmu untuk menentukan anggaran bulanan.

Dengan begitu, kondisi keuanganmu akan lebih teratur dan jauh dari kata morat marit apalagi punya tumpukan utang.

Pengguna Internet Banking ? Hindari 3 Hal Ini !

uang-online
Uang Online

Penggunaan internet banking sekarang ini kian menjadi tren. Soalnya, dengan fasilitas ini kegiatan transaksi lebih mudah dilakukan ketimbang di ATM ataupun mendatangi bank terdekat.

Walaupun begitu, kamu sebagai pengguna juga harus mewaspadai kejahatan-kejahatan siber yang bisa mengintai siapa aja. Saat ini, pencurian identitas itu marak terjadi menimpa orang-orang di dunia maya.

Ini berlaku buat nasabah sebagian besar bank yang udah pakai fasilitas ini lho. Jadi, kamu yang pakai internet banking, wajib memperhatikan hal ini.

1. Hindari memberi informasi pribadi dan yang bersifat rahasia lewat telepon atau email

Apa pun alasannya, jangan pernah memberi informasi pribadi apalagi yang sifatnya rahasia melalui telepon atau email. Sekalipun yang meminta mengatasnamakan dirinya sebagai bank, bukan berarti menjadi alasan buat kamu memberi informasi tersebut.

Perlu kamu tahu, bank sama sekali gak pernah meminta informasi pribadi ataupun informasi rahasia lewat telepon ataupun email terkait dengan layanan internet banking. Selain itu, bank juga gak meminta kamu memberi tahu PIN, kata sandi, hingga nama pengguna.

Biasanya, siapa pun yang meminta informasi tersebut punya tujuan melakukan upaya phising. Begitu informasi yang mereka pengin telah didapat, akun kamu bisa dibobol dan disalahgunakan.

2. Jangan gunakan jaringan Wi-Fi yang keamanannya gak terjamin

Lebih baik gunakan internet banking yang tersambung pada jaringan internet sendiri ketimbang Wi-Fi gratisan. Sebab, kamu gak bisa menjamin keamanan dari jaringan Wi-Fi yang tersedia cuma-cuma tersebut.

Nekat memanfaatkan jaringan Wi-Fi tersebut justru membiarkan dirimu terserang oleh aksi kejahatan siber. Karena itu, ketika mengakses akunmu, selalu pastikan kamu menggunakan jaringan yang berasal dari smartphone kamu atau dari rumah kamu.

3. Hindari bikin PIN internet banking yang sangat mudah ditebak

Pakai tanggal lahir sebagai PIN bikin akun banking kamu rentan jadi target aksi kejahatan. Makanya, jangan sesekali berpikir menjadikan tanggal lahir sebagai PIN akun kamu.

Namun, bukan berarti kamu harus menggunakan kombinasi yang rumit ya sebagai PIN. Kalau rumit banget, nanti malah kamu gak bisa ingat. Ujung-ujungnya kamu mesti bikin PIN baru.