Perhatikan 4 Hal Ini Sebelum Pinjam Uang ke Amartha

uang-elektronik
Uang Elektronik

Bicara soal fintech P2P lending yang memfokuskan pinjaman ultra mikro ini, sebelumnya kita sudah membahas seputar manfaat apa yang bisa kamu dapat jika berinvestasi di situs P2P lending ini.

Namun, kira-kira apa saja sih yang harus diperhatikan dan seberapa nguntungin pinjaman dari Amartha yang emang dibuat khusus buat ibu-ibu di pedesaaan? Gimana kalau kita simak saja ulasannya di bawah sini.

1. Plafon pinjam uang mulai dari Rp 3 juta dan cicilan dibayar mingguan

Gak usah khawatir, pinjam uang online yang satu ini memang sanggup menjangkau wilayah pedesaan yang gak dilalui akses bank. Pengembalian uangnya pun sifatnya terjangkau.

Dan buat mengajukan pinjaman ini, kamu hanya perlu membentuk kelompok 15-20 orang terlebih dengan orang yang punya domisili tempat tinggal berdekatan denganmu. Setelah itu pihak Amartha akan menindak lanjuti prosesnya. Kurang lebih mirip dengan Kredit Ultra Mikro milik Pemerintah RI.

2. Ada pelatihan

Setiap minggu selama masa pinjam uang, peminjam akan diwajibkan buat mengikuti pertemuan kelompok yang difasilitasi oleh tim lapangan. Materi yang disampaikan berhubungan dengan pengelolaan keuangan, kedisiplinan serta bagaimana dalam memajukan usaha mereka.

Sesuai dengan judulnya yaitu pendanaan ultra mikro. Gak semua peminjam tentunya paham soal manajemen keuangan dan bisnis yang baik.Oleh karena itu, jika memang kamu berniat buat mengajukan pinjam uang ini, Amartha jelas bakal mendukungnya dengan memberikan pendampingan.

3. Ada program sosial bagi para mitra

Selain pelatihan manajemen finansial dan berwirausaha, Amartha juga cukup rajin nih dalam hal menggelar program sosial bagi para mitra atau nasabahnya. Hal ini dilakukan merupakan salah satu bentuk kekeluargaan dari Amartha.

Sebut saja mereka pernah menggelar program pembagian kacamata. Tujuannya adalah buat meningkatkan produktivitas para mitra kerjanya.

Masalah penglihatan terutama rabun dekat emang umum ditemui terutama pada mereka yang memasuki usia 40 tahun. Hal ini sering kali membuat masyarakat enggan buat mengantisipasi permasalahan ini dan menganggapnya sebagai hal wajar, apalagi mitra Amartha juga sulit mendapat akses pengobatan dan gak sedikit juga yang sudah pasrah sama masalah ini.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *